Definisi kamera digital. Kamera digital adalah kamera yang
tidak tergantung pada film negative (klise). Pada kamera digital, peran film
negative diambil oleh sebuah chip berebentuk kartu kecil yang berfungsi untuk
menyimpan hasil pemotretan. Ada dua tipe cip yaitu CCD (Charge Coupled device)
dan CMOS (complementary metal oxide semiconductor). Cip berfungsi menangkap
cahaya dari luar melalui lensa dan mengubahnya menjadi electron-elektron
sehingga membentuk gambar digital. Kelebihan dari kamera ini adalah hasil
pemotretan dapat langsung dilihat pada layar monitor yang terletak di bagian
belakang kamera. Jika gambar yang diambil tidak sesuai dengan yang diinginkan,
bisa langsung dihapus. Biasanya kamera digital juga dilengkapi dengan fasilitas
zoom yaitu pengaturan perbesaran objek yang akan diambil tanpa harus
mendekatkan kamera ke objek, serta pengaturan terang gelap lampu blitz.
Kemampuan kamera digital diukur dalam megapixel, yaitu
kemampuan kamera untuk menangkap objek. Makin besarnya angka, berarti makin detaik
gambar yang dihasilkan sehingga kualitas gambar makin tajam. Untuk kamera
digital dengan kemampuan 1 megapixel misalnya objek yang dapat diambil hanya
seukuran kartu pos. untuk kamera dengan kemampuan 2-3 megapixel, gambarnya bisa
dicetak dari mulai ukuran 8 x 6 inchi sampai 10 x 8 inchi. Untuk kamera dengan
kemampuan 4 -6 megapixel, gambarnya bisa dicetak dengan ukuran 10 x 9 inchi
sampai 12 x 10 inchi.
http://www.hardwarezone.co.id/features/tagged/7229-kamera-digital
Diposkan oleh Ardhana di 20.37
Penerapan Teknologi Pengendali dalam
Kehidupan Sehari-hari Berbasis Analog dan Digital
Teknologi analog adalah suatu bentuk perkembangan teknologi
sebelum berkembangnya teknologi digital. Pada dasarnya analog merupakan
perkembangan teknologi yang masih menggunakan sistem yang manual, dalam artian
belum sepenuhnya dapat bekerja secara otomatis seperti pada teknologi digital.
Teknologi analog pada dasarnya hanyalah alat yang sederhana
dengan program yang tertentu saja. Sedangkan teknologi digital adalah teknologi
yang dilihat dari pengoperasionalannya tidak lagi banyak menggunakan tenaga
manusia. Tetapi lebih cenderung pada sistem pengoprasian yang serba otomatis
dan canggih dengan system komputeralisasi/ format yang dapat dibaca oleh
komputer.
Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem menghitung
sangat cepat yang memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai
numeris. Pada teknologi analog, gambar dan suara diubah menjadi gelombang
radio, maka teknologi digital menkonversi gambar dan suara menjadi data digital
yang terdiri dari angka 1 dan 0. Dengan teknologi digital ini, gambar yang
ditampilkan memiliki kualitas warna yang lebih natural dan resolusi yang lebih
baik, tidak pecah atau turun kualitasnya jika gambar ditampilkan di layar yang
besar. Berbagai alat yang banyak
ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan alat yang sudah biasa kita
gunakan seperti televisi, radio, komputer, dan telepon. Berbagai alat tersebut
pada mulanya ditemukan dengan memakai sistem yang berbasis analog, tapi karena
adanya perkembangan teknologi dan penemuan teknologi digital sehingga membuat
alat-alat sederhana seperti yang disebutkan di atas tersebut menjadi semakin
canggih karena sekarang kebanyakan pengoperasiannya menggunakan system berbasis
digital. Jadi meski sangat
berguna, semua komputer analog buatan manusia memiliki kelemahan besar yaitu
mereka tidak dapat mengukur cukup teliti. Masalahnya terletak pada kemampuan
mereka untuk secara konsisten terus menerus merekam perubahan yang terus
menerus terjadi. Pada setiap pengukuran, selalu terdapat peluang untuk
keragu-raguan. Berbeda dengan komputer analog, komputer digital mampu melakukan
pengukuran yang jauh lebih tepat karena komputer tersebut tidak melakukan
keragu-raguan serta cukup teliti dan cepat. Maka sistem-sitem digital
memberikan tiga keuntungan atas sistem-sistem analog yaitu; 1) Sangat mengurangi jumlah data yang
diperlukan untuk memproses, menyimpan, meng-display, dan mengirim informasi 2) Bisa mereproduksi data dengan
tidak terbatas jumlahnya tanpa pengurangan kualitas 3) Bisa dengan mudah memanipulasi
data dengan presisi tinggi.
Teknologi digital menggunakan sistem bit dan bite, untuk
menyimpan dan memproses data, sistem digital mempekerjakan sejumlah besar
switch listrik mikroskopis yang hanya memiliki dua keadaan atau nilai. Switch
biner ini bisa dalam keadaan on atau off, satu atau nol, ya atau tidak, hitam
atau putih.
Memasuki abad ke 21 ini, teknologi berkembang semakin pesat.
Sesuatu yang tampaknya mustahil di masa lalu, menjadi sesuatu yang nyata
sekarang ini. Contohnya saja komputer, televisi tiga dimensi, dan lain-lain.
Sekarang ini semua alat-alat canggih dapat kita nikmati. Kemajuan teknologi
benar-benar menjadikan hidup kita lebih mudah. Semua itu bisa terjadi karena
adanya orang-orang bernama ilmuwan yang menemukan teknologi-teknologi canggih
tersebut.
Mereka
mencari informasi dan mempelajari dengan sangat detail informasi yang dapat
mewujudkan impian mereka yang akhirnya sekarang dapat kita nikmati, teknologi.
Perkembangan teknologi juga membawa hal baru, yaitu revolusi komunikasi. Hal
itu dikarenakan, perkembangan teknologi yang bisa dikatakan paling pesat adalah
perkembangan di dalam bidang komunikasi.
Penemuan-penemuan seperti telepon, mesin faks, telepon
selular, scanner, dan lain-lain adalah alat-alat yang membantu menciptakan
hubungan komunikasi yang lebih mudah antar sesama manusia. Kita dapat dengan
mudah menghubungi orang lain yang berjarak ribuan kilometer jauhnya dari kita
hanya dengan mengangkat gagang telepon dan memencet nomor teleponnya. Hidup pun
terasa lebih mudah. Akan tetapi, segala kemudahan itu jangan sampai membuat
kita terlena. Kita harus tetap menjaga hal-hal yang menjadi privasi kita.
Lagi-lagi
teknologi memerankan peranan penting di sini.
Teknologi membantu kita menjaga hal-hal privasi kita.
Misalnya menjaga komputer kita agar tidak bisa dibuka oleh sembarang orang.
Teknologi melakukannya hanya dengan password. Password yang bekerja melindungi
sesuatu atau apapun itu sekarang juga semakin berkembang. Dari yang hanya
berupa kombinasi huruf, angka, dan simbol sampai sekarang telah ditemukan
password yang menggunakan sidik jari atau retina mata, yaitu password yang
menggunakan sensor.
Password seperti itu dinamakan biometric sistem. Biometric
sistem dapat dikategorikan sebagai teknologi digital. Teknologi yang sekarang
ini benar-benar sedang berkembang pesat. Dikarenakan dalam dunia yang analog
yang kita jalankan sekarang, kita terus menuntut kebutuhan yang sepertinya
sudah sulit dipenuhi oleh teknologi analog, untuk itulah teknologi digital
dikembangkan.
Teknologi digital dalam komunikasi adalah hal yang sangat
penting. Dalam bidang komunikasi, teknologi digital berkembang dengan
menggunakan spektrum elektomagnetik yang merupakan gabungan dari frekuensi
magnetik, gelombang radio, sinar X, gelombang cosmic, infrared, cahaya,
gelombang radio, dan gelombang mikro. Dari situlah televisi, radio, komputer,
dan lain-lain dapat tercipta. Komunikasi digital banyak membawa manfaat bagi
kehidupan manusia. Contohnya adalah kemampuan komputer yang semakin canggih
yang dapat membantu kita dalam beraktivitas. Selain itu integritas yang tinggi
ketika mentransfer sebuah data melalui transmiter seperti satelit, telepon, dan
lain-lain. Walaupun membawa
banyak manfaat, tentu memiliki sisi buruk juga. Begitu pula dengan komunikasi
digital. Contoh sisi buruk yang bisa dikatakan fatal adalah error. Error disini
adalah kesalahan yang ditimbulkan dari alat-alat teknologi. Teknologi digital
pun pasti sangat mengkhawatirkan apabila alatnya sudah error, karena dari situ
kemungkinan untuk rusak sangatlah besar. Selain itu dengan adanya teknologi
digital, kecendrungan orang-orang untuk melupakan teknologi analog sangatlah
besar. Oleh karena itu, penemuan-penemuan yang dulunya sangat berarti, kini
sudah tidak mendominasi.
Teknologi digital akan terus berkembang. Pada masa yang akan datang,
perkembangan teknologi ini dipengaruhi tiga hal, yaitu transisi digital,
konvergensi jaringan, dan infrastruktur digital. Konvergensi jaringan yang
terjadi adalah kegiatan di rumah-kesibukan perjalanan-pekerjaan kantor.
Konvergensi ini bertendensi pada pemenuhan kebutuhan manusia dalam lingkungan
apa pun dan di mana saja. Saat ini kita semua sudah tahu bahwa teknologi analog
mengalami penurunan pertumbuhan, sedangkan teknologi digital terus naik. Inilah
era transisi digital.
Era transisi itu ditandai dengan pertumbuhan industri produk
digital yang sangat cepat.
Ketika industri digital ini tumbuh, pada saat yang sama akan
dialami berbagai perubahan yang sangat cepat. Khusus untuk konvergensi jaringan
akan mengacu pada kecenderungan gaya hidup, yaitu waktu di rumah yang berfokus
pada keluarga dan kesibukan perjalanan yang merupakan gabungan antara bekerja
dan bermain. Selain itu, kesibukan di kantor antara kerja dan kebutuhan
hiburan. Dengan kecenderungan itu, produsen produk digital akan mengarahkan
peluang bisnisnya ke sana. Desain dan teknologi akan disesuaikan dengan perkembangan
gaya hidup era digital. Produsen produk-produk digital harus mampu memberi
solusi komprehensif pada era konvergensi jaringan itu. Konvergensi itu tidak akan terwujud
tanpa peran produsen, pemerintah, dan retailer. Produsen dengan produsen lainnya
harus bekerja sama melakukan standardisasi, sedangkan pemerintah perlu
mengurangi hambatan-hambatan perdagangan. Retailer berperan dalam edukasi
konsumen, membuat pemasaran yang lebih menarik, serta membangun kerja sama
dengan berbagai pihak. Edukasi konsumen sangat diperlukan terkait gaya hidup
dan pemenuhan produk yang menunjang gaya hidup itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar